7 Tanaman Untuk Kanopi

Tumbuhan merambat merupakan salah satu habitus tumbuhan. Sesuai dengan namanya, tumbuhan ini memerlukan tumbuhan lain (biasanya pohon) untuk meraih posisi terbaik dalam kompetisi mendapatkan cahaya matahari. Tumbuhan merambat tumbuh di dasar hutan sehingga hanya mendapatkan sedikit cahaya matahari. Karena batangnya lemah, ia mengembangkan beberapa organ khusus, seperti sulur, duri, atau akar udara untuk membantunya bertahan hidup dengan “menumpang” pada struktur lain yang lebih tinggi dan kuat.

Tumbuhan merambat kebanyakan dapat menjadi tumbuhan menjalar apabila tidak mendapatkan penopang. Namun, ada sejumlah tumbuhan yang merambat obligat dan tidak mampu bertahan hidup lama apabila menjalar di permukaan tanah.

Panjang rambatan menjadi penciri terjadinya pertumbuhan pada tumbuhan merambat. Tumbuhan merambat dapat merambat pada bebatuan, tumbuhan lain, maupun tegakkan lainnya untuk mendapatkan cahaya matahari. Sehingga pertumbuhan tumbuhan merambat relatif lebih cepat karena tidak menginvestasikan nutrisinya untuk membentuk batang yang keras. Sehingga beberapa tumbuhan merambat terkenal sebagai spesies invasif. Tumbuhan merambat juga mampu mengkolonisasi suatu area dengan cepat, terutama area yang miskin nutrisi seperti bebatuan.

Jenis-jenis tumbuhan merambat misalnya:

  1. melingkarkan batangnya di sekitar tegakkan, misal spesies tumbuhan dari genus Ipomoea
  2. dengan akar yang terbentuk pada ruas batang, misal spesies tumbuhan dari genus Hedera
  3. petiol yang mengikat tegakkan, misal spesies tumbuhan dari genus Clematis
  4. menggunakan tendril, yang dapat berupa ujung batang (Vitaceae), daun (Bignoniaceae), maupun bunga (Passiflora) yang termodifikasi khusus
  5. menggunakan tendril yang menghasilkan organ yang lengket sehingga menempel pada tegakkan (Parthenocissus)
  6. menggunakan duri atau struktur berbentuk pengait
  7. menyesuaikan bentuk batang dengan celah bebatuan atau batang pohon yang tersedia sambil merambat naik dan mengisi celah tersebut

1. Melati Irian

Melati Irian

Ada dua versi warna dari bunga yang satu ini, yakni oranye kemerah-merahan dan biru. Dinamai melati irian, karena bunga ini punya untaian yang cukup besar saling menggerombol indah. Termasuk tanaman langka, tidak heran jika harga bunga ini melambung tinggi.

Juga dikenal sebagai creeper zamrud, tanaman anggur jade ( Strongylodon macrobotrys ) sangat luar biasa sehingga Anda harus melihatnya untuk percaya. Jade vine dikenal karena mekar yang spektakuler yang terdiri dari gugusan bunga berwarna biru kehijauan yang menggantung berkilauan. Gugus besar yang berbentuk seperti liontin itu digantung dari batang yang berkelok-kelok, mirip wisteria dengan daun hijau lilin.

Meski dibanderol mahal, perawatannya mudah dan tidak terlalu ribet. Pertumbuhannya juga tergolong cepat sehingga kamu bisa langsung merasakan keindahan dan kesejukannya. Siap-siap, kamu makin betah dan ingin cepat-cepat pulang ke rumah~

2. Wisteria

Wisteria

Sama seperti melati irian, wisteria termasuk dalam tanaman langka. Sulit biakkan, jadi salah satu penyebab kenapa tanaman ini tak banyak beredar. Karenanya, tidak heran jika harga yang dibanderol untuk satu batangnya terbilang mahal.

Dua spesies wisteria yang paling umum ditanam di kebun rumah adalah wisteria Cina (Wisteria sinensis) dan wisteria Jepang (Wisteria floribunda). Wisteria Cina biasanya adalah favorit, dengan gugus bunga 6-12 inci yang bunganya terbuka sekaligus sebelum dedaunan meluas, menciptakan pertunjukan spektakuler. Tanaman anggur yang kuat ini dapat tumbuh hingga 100 kaki. Bunganya harum ringan. Wisteria Cina biasanya dapat dihitung untuk berbunga tiga atau empat tahun setelah penanaman — meskipun salah satu keluhan paling umum tentang wisteria adalah bahwa beberapa tanaman menolak untuk mekar selama bertahun-tahun.

Tanaman ini termasuk ke dalam tanaman subtropis. Untuk menanamnya di Indonesia yang beriklim tropis, tentu sangatlah sulit. Butuh ketelitian dalam hal perawatan dan pembibitan. Tapi, kalau dirawat dengan baik, tanaman ini bisa tumbuh sepanjang 20 meter.

3. Air Mata Pengantin

Air Mata Pengantin

Sepintas, tampak keindahan terpancar dari tanaman yang satu ini. Membuat siapa saja enggan berpaling dan ingin segera merawatnya di rumah. Tapi, tahukah kamu, kalau tanaman ini sebenarnya adalah gulma?

Antigonon leptopus adalah tanaman merambat yang tumbuh dengan cepat yang dapat memanjat dinding pendukung, pergola atau pohon dan menghasilkan kelompok kecil bunga merah muda. Ideal untuk tumbuh di kebun, melawan dinding, atau di atas pergola, Antigonon leptopus tumbuh hingga 40 kaki. Daun berbentuk hati dan pertumbuhan sulur yang kuat membuatnya mudah untuk tanaman merambat ini untuk menutupi ruang kosong dengan sangat cepat.

Antigonon leptopus membutuhkan sinar matahari penuh, parsial, penyiraman teratur, dan tanah lempung yang dapat membentuk akar tuberous. Antigonon leptopus dapat diperbanyak dari biji atau stek

 

4. Petrea

tanaman merambat untuk kanopi

Tanaman hias satu ini juga punya keindahan yang patut kamu pertimbangkan. Punya bunga yang lebat dan merata di seluruh batang, jadi salah satu alasan kenapa kamu wajib merawatnya di rumah sebagai penghias dinding dan kanopi mobil.

Beberapa orang menanam petrea vine sebagai pohon sehingga menjadi mirip wisteria. Lainnya menyukainya sebagai semak besar – dibiarkan tumbuh sendiri tanpa dukungan. Atau Anda bisa membuatnya tetap berbentuk pohon kecil atau dilatih sebagai pejuang yang menakjubkan.

Paling sering dirambatkan digunakan pada pagar, arbors dan teralis. Petrea juga ada dalam dua versi, yakni warna ungu dan putih. Kamu bisa memilih sesuai selera. Soal perawatan, meski tanaman ini asli Amerika Latin, namun tetap bisa tumbuh subur di segala iklim termasuk di Indonesia.

5. Mandevilla

Mandevilla

Tanaman ini agak bandel dalam pertumbuhannya karena tidak mudah mengikuti sulur. Kalau kamu ingin tanaman ini tetap mengikuti alur pergola, maka mau tidak mau haruslah menahannya dengan tali rafia. Untuk jenis bunganya, lebih banyak di antara tanaman yang tadi sudah dijelaskan.

Ketika Anda membeli pohon anggur mandevilla Anda, kemungkinan besar itu adalah tanaman yang subur penuh bunga. Anda mungkin ingin memindahkannya ke tanah atau ke wadah yang lebih besar atau lebih dekoratif. Bunga Mandevilla membutuhkan tanah yang berpasir dan kering dengan banyak bahan organik yang tercampur. Campuran tanah yang baik untuk tanaman mandevilla meliputi dua bagian gambut atau tanah pot untuk satu bagian pasir pembangun.

Bagian penting dari perawatan mandevilla adalah jenis cahaya yang mereka terima. Tanaman merambat Mandevilla membutuhkan naungan. Mereka menikmati cahaya terang atau tidak langsung atau cahaya matahari yang disaring, tetapi dapat terbakar langsung, sinar matahari penuh.

Ada warna merah, merah muda, putih, dan kuning, membuat selera warna jadi makin banyak. Tanaman ini juga mudah tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia. Kelebihannya, tak perlu takut soal hama dan penyakit, karena tanaman ini sudah kebal terhadap keduanya.

6. Morning Glory

Morning Glory

Merupakan salah satu tanaman yang juga bisa tumbuh subur di segala iklim. Baik tropis atau subtropis, panas atau dingin, semuanya bisa teratasi. Banyak negara-negara Eropa yang memanfaatkan tanaman ini sebagai vertical garden.

Semua tanaman morning glory menghasilkan bunga berbentuk corong yang menarik dengan berbagai corak seperti putih, merah, biru, ungu dan kuning dengan daun berbentuk hati. Mekar biasanya terjadi di mana saja dari Mei hingga September, pembukaan di pagi hari dan penutupan pada sore hari. Sebagian besar jenisnya adalah tahunan, meskipun di beberapa daerah yang lebih hangat mereka akan kembali setiap tahun atau mungkin membiakkan diri sendiri di hampir semua zona yang mereka tanam.

Tanaman ini juga terkenal karena toleransinya terhadap tanah kering yang buruk. Bahkan, tanaman dapat dengan mudah membangun sendiri di area yang sedikit terganggu, termasuk tepi taman, barisan pagar, dan tepi jalan tempat pohon anggur biasanya terlihat tumbuh. Bahkan dengan toleransi tanaman terhadap tanah yang buruk, sebenarnya lebih menyukai tanah yang lembab, tapi tidak basah.

7. Dolar Rambat

Dolar Rambat

Climbing Fig atau Dollar Rambat merupakan salah satu tanaman yang sifatnya merambat. Tanaman ini berdaun kecil dan mempunyai akar yang kuat, dapat menempel di tembok atau bahkan pada tanaman kayu yang masih hidup. Banyak digunakan orang sebagai cover tembok yang belum dihaluskan, sehingga tembok terkesan alami dan cerah dipandang mata (hijau). Tanaman yang satu ini banyak ditanam di perumahan – perumahan karena dipandang dari segi estetikanya. Berikut adalah tips menanam dollar rambat.

Tanaman ini sama sekali tidak memiliki bunga, hanya memiliki daun yang lebat dan bisa tumbuh sepanjang tahun. Namun, agaknya kamu wajib berhati-hati jika ingin merawatnya. Akarnya yang sangat kuat bisa menembus dinding dan bahkan merusaknya.

Related Post