Kantong Semar | Nepenthes, Carnivour Plant

Tanaman Nepenthes atau biasa disebut dengan kantong semar banyak sekali dikagumi oleh orang. Kantong Semar membentuk pitcher (cangkir) yang menggantung dari pohon. Pitcher yang mirip dengan yang dari pitcher plant Amerika Utara dalam hal itu bergantung pada kolam air untuk menjebak mangsanya. Ini memiliki daun yang paling tidak biasa yang pertama terlihat seperti daun normal, kemudian mengembangkan sulur di ujungnya, dan akhirnya ujung sulur berkembang sebuah kendi yang menakjubka.

Salah satu keunikan dari tanakan ini ialah memiliki kantong yang mampu menangkap serangga. Serangga ini juga bisa dijadikan sebagai nutrisi tanaman. Mereka menarik serangga dengan bau nektar. Sekali di dalam, serangga menemukan itu tidak bisa mendapatkan pegangan pada dinding pitcher karena lilin serpihan pada kulit permukaan interior

Bunga kantong semar ini terdiri dari 130 species baik buatan ataupun alami. Tumbuhan ini banyak tumbuh diberbagai wilayah yang cukup luas cakupannya dan secara umum memang banyak tumbuh diberbagai wilayah terutama di Indonesia, Srilanka, India, Australia, Madagaskar dan masih banyak lagi yang lain.

Biasanya tanaman kantong semar mencapai tinggi hingga 30 meter dan merambat, namun beberapa spesies memiliki keunikan sendiri dengan penampakan fisik tanamannya. Terdapat sulur dengan bentuk unik yang ada di ujung daun. Sulur ini digunakan untuk menangkap mangsa yang akan menjadi santapannya. Tanaman ini sangat unik karena menangkap jenis serangga, kodok, atau pacet sebagai makananya.

Bunga kantong semar mempunyai 3 wujud kantong, yaitu kantong roset, kantong bawah dan kantong atas. Kantong atas biasanya dimiliki oleh kantong semar yang berusia dewasa yang biasanya berbentuk silinder, tidak bersayap, tidak menarik dan kantong ini biasanya menangkap hewan yang terbang seperti lalat atau serangga lain yang terbang. Begitupun kantong lain yang serupa dan sama tugasnya.

Penyebaran tanaman ini sangat luas mulai dari tepi pantai sampai dengan dataran tinggi. Hal ini bisa terjadi karena tanaman ini memang mempunyai 2 type tanaman yang mana bisa tumbuh di dataran tinggi atau rendah dengan tanaman yang mempunyai klasifikasi masing masing.

Menanam Nepenthes:

Spesies yang sangat sering dikembangkan seperti Mirabilis, Nepenthes Gracilis, Reinwartiana. Spesies ini sangat sering dikembangkan dikarenakan memiliki warna serta bentuk yang sangat menarik, jika di bandingkan dengan berbagai jenis lainnya.

  • Kantong semar ini memerlukan media seperti tanah ataupun sekam bakar yang sangat lembab.
  • Jenis media penanaman tidak perlu terlalu padat namun juga tidak boleh kelebihan air atau mengalami kekeringan.
  • Media yang digunakan dengan menyampurkan media seperti cocopeat serta sekam bakar. dengan perbandingan¬†1:1.
  • Selain Anda bisa membeli biji, jika ingin memperbanyak tanaman ini, Anda bisa menggunakan stek batang.
  • Induk tanaman yang dipilih memiliki umur kurang lebih 1 tahun, dengan tinggi minimal 1 meter.
  • Potong batangnya sekitar 15 cm. Setelah melakukan pemotongan helai daun, kemudian potong ujung untuk mempermudah pangkal stek agar masuk ke media.

nepenthes

Memelihara Nepenthes:

Mungkin kantong semar memang sedikit berbeda dengan berbagai tanaman lainnya. Jika tanaman lain memerlukan pupuk yang sangat berlimpah, tanaman ini yang merupakan tanaman karnivora bisa mendapatkan berbagai asupan nutrisi dari serangga yang mereka dapatkan. Biasanya di dalam kantong ini membutuhkan fosfor, garam, nitrogen ataupun kalium. Kantong semar memperoleh segala asupan gizi ini dari serangga yang terjebak di dalam kantong. Zat nitrogen serta zat yang lainnya ini yang biasanya menjadi nutrisi untuk kelangsungan hidup dari kantong semar.

  • Hindarkan tanaman dari paparan sinar matahari yang terlalu banyak,
  • Sirami secara teratur, jangan biarkan media terlalu kering dan jangan biarkan media terlalu basah,
  • Taruh di dalam pot yang berukuran sedang, saat pembibitan, Anda bisa menaruhnya di polybag kemudian ketika tanaman mulai tumbuh,
  • Pindahkannya di dalam pot yang berukuran sedang. Pemindahan ke dalam pot saat tanaman telah memiliki 3 hingga 4 daun.

 

Related Post