Jahe Merah, Tanaman Banyak Manfaat

Jahe Merah adalah jenis tanaman rimpang yang sangat populer sebagai obat herbal dan rempah-rempah. Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional. 

Jahe termasuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae), se-famili dengan temu-temuan lainnya seperti temu lawak (Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), lengkuas (Languas galanga) dan lain-lain. Nama daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing (Batak Karo), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa dan Bali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka (Ternate), dsb.

Jahe memiliki rasa pedas yang disebabkan dari senyawa keton bernama zingeron. Terdapat tiga jenis varietasnya yaitu jahe gajah/ jahe badak yang tidak terllau pedas, jahe kuning yang sering digunakan sebagai bumbu masakan dengan rasa dan aroma yang tajam, dan jahe merah yang mengandung tinggi minyak atsiri dan rasa paling pedas sehingga cocok sebagai bahan dasar farmasi dan jamu, jahe merah memiliki rimpang kecil dan kulit berwarna merah.

Rimpang Jahe Merah

Jenis jahe merah sering digunakan sebagai bahan obat rempah-rempah atau sebagai obat tradisional. Tanaman ini memiliki kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan seperti :

  • Zingiberena (zingerona)
  • Organik
  • Terpenoid
  • Gingerol
  • Bisabolena
  • Fenolik utama
  • Minyak asiri
  • Filendrena
  • Senyawa flavanoid
  • Alkaloid
  • Kurkumin
  • Resin pahit
  • Lemonin
  • Kamfena
  • Zingiberol
  • Kurkumen
  • Oleoserin
  • Geranil asetat
  • Trans geraniol
  • Zingiberen
  • Kapsaisin, dsb

Jahe merah memiliki warna yang berbeda dengan jenis-jenis lain yaitu berwarna kemerah-merah. Juga memiliki ukuran yang lebih kecil namun memiliki kandungan serat yang lebih banyak. Khasiat rimpang yang banyak dipublikasikan antara lain adalah sebagai antiinflamasi, anti trombbotik, antihiperglikemia, antimikroba, antiemetik, antidepresan, anti-karsinogen, dan anti tumor.

Ciri-ciri Tanaman Jahe merah

  1. Batang jahe merupakan batang semu dengan tinggi 30-100 cm.
  2. Rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil dibandingkan yang putih
  3. Akarnya berbentuk rimpang dengan daging akar berwarna kemerahan.
  4. Bau menyengat yang khas.
  5. Daun sempit/menyirip dengan panjang 15-23 mm
  6. Daun lebarnya 8-15 mm.
  7. Tangkai daun berbulu halus dan memiliki panjang 2-4 mm.
  8. Bunga jahe berwarna hijau kekuningan dan tangkai putik berjumlah dua.


Manfaat Jahe Merah

Selain kandungan senyawa diatas, jahe juga memiliki kandungan yang berfungsi sebagai anti-alergi, anti-inflamasi, anti-kanker, anti-bakteri, anti-alkohol, anti-depresan, anti-tusif, anti-mikroba, anti-emetik, anti peggumpalan darah dan antioksidan yang sangat tinggi. Tidak heran jika jahe merah memiliki keampuhan untuk memberantas berbagai macam jenis penyakit.

Kandungan minyak atsiri padatanaman ini cocok digunakan untuk ramuan obat-obatan seperti merangsang pencernaan dan merangsang nafsu makan. Beberapa manfaatnya seperti berikut :

  1. Mengobati Reumatik atau encok
  2. Mengobati Asma
  3. Mengobati Migrain (kesemutan)
  4. mengatasi masuk angin
  5. Mengobati Influenza
  6. Mengatasi Kurang darah
  7. Mencegah penggumpalan darah
  8. Mengatasi Radang tenggorakan
  9. Mengobati gejala lambung
  10. Mengatasi pencernaan yang kurang baik