Canna, Si Bunga Tasbih

Canna atau bunga Kana atau lazimnya disebut bunga tasbih sering ditemukan sebagai tanaman hias di pekarangan atau ditaman-taman. Bunga kana berasal dari Amerika tropis dan bisa ditemukan di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 meter dari permukaan laut. Tumbuh subur di tempat terbuka atau sedikit terlindung dari sinar matahari.

Canna adalah sejenis tanaman perdu, tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 2 meter. Bunga kana tumbuh keluar di ujung pucuk. Mempunyai daun tunggal, bulat telur memanjang, bertangkai pendek menjadi pelepah, ujung dan pangkal runcing, menyirip jelas, dan memiliki lapisan lilin. Bunga majemuk tumbuh bercabang, tersusun dalam rangkaian, mahkota bunga besar dengan warna-warna cerah seperti merah, kuning dan jingga.

canna

Bunga kana biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan bahan obat tradisional. Rimpang rasanya manis dan berkhasiat penyejuk, pereda demam (antipiretik), peluruh kencing (diuretik), penenang (tranquilizer), dan menurunkan tekanan darah (hipotensif), disentri kronis, wasir (hemoroid), keputihan (lekore), dan radang hati akut disertai kuning. Bunganya berkhasiat hemostatis, darah haid yang banyak (metrorrhagia), dan batuk darah. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpang segar atau kering dan bunga keringnya.

Kana dapat tumbuh dari biji tapi tidak mudah; lebih baik untuk membeli umbi atay memisahkan anakan dan tunasnya.

Menanam Canna

  • Bunga Kana membutuhkan banyak sinar matahari dan tanah subur dan lembab tetapi Anda tidak harus memanjakan mereka.
  • Menanam Kana dapat dimulai di rumah dalam pot kecil jika musim berkebun Anda pendek.
  • Untuk tanaman, gemburkan tanah hingga kedalaman 12 sampai 15 inci, lalu campurkan dalam lapisan 2 sampai 4 inci kompos.
  • Galilah lubang 2 sampai 3 inci dan masukkan rimpang di dalam lubang, mata rimpang arahkan keatas.
  • Tutup dengan tanah dan padatkan. Siramlah sir secara menyeluruh.
  • Berikanlah ruang rimpang terpisah 30cm sampai 100cm .
  • Jika Anda menanam dari benih, diketahui bahwa tingkat perkecambahan rendah dan benih harus diajukan atau diberi sedikit asam untuk memecah mantel keras mereka.

Merawat Canna

  • Tanaman ini membutuhkan pengairan yang baik, siramlah jika curah hujan sedikit dan lebih sering pada musim kering/panas
  • Berilah lapisan mulas disekitar tanah untuk menjaga kelembaban dan mengurangi gulma
  • Sebagai bunga memudar, petiklah untuk merangsang agar berbunga terus.
  • Potong setiap batang ke tanah setelah mengering.

Hama/Penyakit

  • Siput, tungau laba-laba , dan ulat.
  • Karat , bercak daun jamur,  bakteri yang umum.
  • mosaik kuning dan virus layu dapat terjadi.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.