Bunga Tabebuya, Serupa Sakura

Jalan protokol Surabaya bulan November ini tampak berbeda. Karena pohon tabebuya yang ditanam bermekaran bunganya. Bunga yang mekar lebih banyak daripada jumlah daun membuat pemandangan Surabaya serupa musim sakura di Jepang. Warna bunga yang cerah, seperti kuning dan merah muda menjadi daya tarik warga untuk memanfaatkannya sebagai latar berswafoto.

Selain Surabaya, spesies Tabebuia chrysotricha, juga dapat ditemukan di ruas jalan Kota Malang, Kediri, Magelang, Purwokerto dan Karanganyar.

黃花風鈴木/Tabebuia chrysotricha
Tabebuya kuning di pinggir jalan.

Tabebuya berasal dari negara Brasil, Amerika Selatan termasuk jenis pohon besar. Tanaman ini juga populer dengan nama terompet emas. Karena bentuk bunga yang menyerupai terompet dan berwarna kuning. Pohon Tebebuya memiliki kelebihan di antaranya daunnya tidak mudah rontok, pada saat musim berbunga, maka bunganya terlihat sangat indah dan lebat, akarnya tidak merusak rumah atau tembok walau berbatang keras.

Master Gardener Association of San Diego County mengatakan tabebuya adalah tanaman asli hutan hujan Amazon, wilayah tropis Meksiko, serta benua Amerika bagian tengah dan selatan. Dalam hierarki taksonomi, Tabebuya merupakan marga (genus) yang masuk dalam keluarga (familia) Bignoniaceae.

Perbedaan Tabebuya dengan Sakura

Tabebuya juga sering salah disebut sebagai sakura. Sebab bentuk yang mirip bunga sakura, serta cara berbunga Tabebuya yang juga hampir serupa dengan bunga khas Jepang ini. Menurut Dr. Pudji Widodo, Kepala Laboratorium Taksonomi Tumbuhan Fakultas Biologi Universitas Soedirman, Sakura dan Tabebuya adalah dua jenis tanaman yang berbeda.

  • Batang pohon Tabebuya bisa menjadi pohon besar, sedangkan Sakura hanya berbentuk pohon kecil.
  • Daun Tabebuya majemuk beranak daun tiga sampai sembilan helai, sementara sakura beranak daun tunggal.
  • Tabebuya bisa berbunga sepanjang tahun, dan mencapai puncaknya pada musim kemarau. Sakura biasanya mekar pada musim semi, antara akhir Maret hingga April.
  • Persebaran kedua tumbuhan ini juga berbeda. Tabebuya terdistribusi di wilayah negeri tropis dan subtropis mulai dari Meksiko, Karibia, sampai Argentina.
  • Bunga Tabebuya memiliki bentuk mirip terompet dengan panjang tiga sampai 11 sentimeter sehingga dimasukkan ke dalam Bignoniaceae.
  • Bunga Sakura (Prunus serrulata) atau disebut cherry blossom yang mahkota bunganya berlepasan dan termasuk suku Rosaceae atau mawar-mawaran.
  • Tabebuya, mekar dalam jumlah besar, lebih dominan daripada daunnya.
Pink trumpet tree
Tabebuya berwarna Pink yang mirip Sakura

Menanam dan Merawat Tabebuya

Karena ini memang tanaman tropis dari Amazon sana, jadi perawatannya mudah. Tapi bunganya tersebut biasa mekar pada saat-saat tertentu saja yaitu sekitar bulan Oktober hingga November. Tabebuya toleran terhadap berbagai jenis tanah dan memiliki toleransi kekeringan tinggi. Tetapi pohon ini lebih suka tanah subur dengan drainase yang baik.

Hama atau penyakit pun jarang mengganggu jenis pohon tropis ini. Pemeliharaan yang minim, membuat Anda tidak perlu sering memangkasnya. Pemangkasan hanya untuk memangkas batang kayu mati dan rapuh yang bertujuan agar tak menghambat pertumbuhan cabang lain dan juga bunga. Meski terlihat simpel, pemangkasan merupakan bagian penting dari perawatan pohon berbunga lebat ini.

Banyak orang yang menantikan mekarnya bunga tabebuya yang biasanya ditanam di sepanjang jalan. Namun Anda juga bisa menanam pohon bunga ini di rumah. Tak sulit untuk menanam pohon ini. Hanya saja, seperti permasalahan pohon bunga pada umumnya, terkadang cara perawatan yang tak tepat akan membuat pohon bunga tak akan berbunga lebat. Sialnya, mungkin tak bakal berbunga.

Tabebuia chrysotricha 01
Biji Tabebuya yang dapat ditanam

Ada beberapa trik yang bisa membantu Anda untuk memastikan pohon tabebuya ini berbunga.

  1. Beri pupuk
    Pohon bunga tabebuya sebenarnya akan berbunga walau tak dipupuk. Pemberian pupuk tiga bulan sekali akan membantu pohon ini berbunga lebih cepat. Pupuk yang mengandung unsur nitrogen (N) tinggi yang berguna untuk membentuk tunas cabang baru. Setelah itu lakukan pemupukan dengan fosfor (P) untuk merangsang pembungaan.
  2. Perhatikan struktur tanah
    Pastikan tanah Anda gembur. Jika struktur kurang baik perbaiki dengan pupuk sekam padi dan kompos.
  3. Jangan terlalu sering disiram
    Jangan terlalu sering menyiram tanaman dengan tujuan agar cepat berbunga. Pasalnya terlalu sering menyiram justru akan menghambat perkembangan akar.
  4. Pemangkasan
    Perhatikan pohon Anda baik-baik, jika ada bagian yang rusak atau busuk segera pangkas. Pemangkasan ini bertujuan agar tak menghambat pertumbuhan cabang lain dan juga bunganya.
  5. Cahaya matahari
    Pohon bunga membutuhkan cahaya matahari. Tanaman akan sulit berbunga ketika pohon itu kekurangan asupan cahaya matahari. Pastikan untuk menempatkan pohon bunga tabebuya di tempat terkena cahaya matahari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.