Bunga Celosia, Si Jengger Ayam

Bunga celosia atau disebut bunga jengger ayam ini masih satu family Amaranthaceae atau bayam-bayaman. Tanaman celosia di Indonesia mempunyai aneka nama panggilan. Misalnya, orang Jawa menyebutnya bunga Jengger Ayam, Jawer Kotok (Sunda), Bayam Biludu (Sumatera).

Tanaman celosia merupakan tanaman semusim tetapi kadang dapat hidup dalam dua musim tergantung kondisinya. Celosia adalah tanaman semak, yang berarti terlihat paling baik ditanam dalam kelompok besar dengan menonjolkan warna yang senada dan seragam. Beberapa varietas juga memiliki dedaunan berwarna perunggu, sehingga menghasilkan kontras warna yang lebih baik. Jenis celosia tinggi sangat bagus untuk digunakan sebagai bunga potong, bertahan sampai 3 minggu di dalam ruangan, atau untuk bunga kering.

Tanaman Celosia dapat tumbuh cukup tinggi hingga mencapai 1 meter. Pilihlah spesies yang pendek apabila akan ditonjolkan untuk tanaman latar depan. Bentuk daun celosia adalah lanset memanjang ke arah ujung batang. Pada waktu berbunga, bunga celosia akan keluar di ujung ranting. Tampilan bunga celosia memang sangat menarik ketika mekar. Warna bunga celosia dari ungu, merah, kuning, ungu, dan kombinasi warna tersebut.

Banyak orang yang membudidayakan bunga celosia baik untuk hoby maupun bisnis. Hal ini karena usaha budidaya celosia cukup menguntungkan dan menjanjikan. Langkah-langkah budidaya bunga celosia memang mudah dan tidak membutuhkan perawatan yang khusus. Bunga celosia ini dapat hidup tumbuh subur dengan mudah. Harga jual bunga celosia cukup menguntungkan. Harga untuk bunga celosia per pot mulai Rp 10.000 hingga Rp 20.000, tergantung dari trend bunga potong yang ada di pasaran

Menanam Tanaman Celosia

Benih celosia sebaiknya ditabur di bawah naungan 6 minggu sebelum ditanam di luar. Anda juga dapat membeli bibit dari toko bibit bunga setempat. Tanaman membutuhkan cukup sinar matahari penuh untuk mendapatkan bunga yang terbaik. Bunga celosia akan berwarna lebih terang dan menyala bila tercukupi sinar matahari.

Tanamlah diluar, di lahan yang telah disipakan dengan media yang porous dan terpisah sekitar 6 sampai 12 inci tergantung kerapatan yang anda inginkan. Media tanam celosia yang cocok adalah campuran tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Tanaman muda membutuhkan cukup sinar matahari maka sebaiknya tidak menanamnya pada puncak musim hujan. 

Saluran pembuangan atau irigasi yang buruk bisa menyebabkan busuk akar pada tanaman Celosia. Sebaiknya tanaman ditanam pada bedeng tanam yang terhindar dari genangan air yang lama atau di tanah liat berpasir. Kelompokkanlah varietas dengan tinggi sama atau berilah pancang untuk mencegah angin kencang mematahkan batangnya. Anda tidak perlu khawatir jika batangnya pecah, tunas samping akan terbentuk dan tetap akan mengeluarkan bunga meskipun tidak sebesar batang utama.

Pemupukan dilakukan setiap bulan dengan bahan makanan organik utuh agar tetap berbunga. Jaga agar tanaman selalu disiram dengan baik. Dengan cuaca yang kadang-kadang hujan, celosia cenderung membutuhkan sedikit pupuk nitrogen tambahan untuk tumbuh. Berilah sedikit dosis pupuk emulsi ikan tepat setelah tanam untuk membantu tanaman muda yang terlihat kuning.

Tanaman Celosia mudah tumbuh dan tidak memperlukan perawatan khusus. Kendala hanya pada hama karena tekstur daun yang lembut. Tanaman ini cocok ditanam secara berkelompok sebagai tanaman hamparan atau pembatas. Kombinasi tanaman Celosia cocok untuk berpasangan dengan bunga tahunan lainnya, seperti zinnia, marigold dan bayam.

Manfaat Bunga Celosia

Penelitian untuk mengetahui senyawa antioksidan yang terdapat pada tumbuhan jengger ayam ini belum  banyak dilakukan. Dari penelitian dapat diketahui bahwa tanaman celosia merupakan sumber antioksidan yang potensial, karena kandungan utama tanaman ini adalah kelompok fenolik, khususnya flavonoid. Senyawa dalam kelompok fenolik adalah senyawa yang berperan sebagai antioksidan. Selain fenolik, flavonoid juga memiliki kemampuan untuk mereduksi radikal bebas.

Bunga celosia umumnya sebagai berasa manis, sejuk, berkhasiat sebagai antiradang (antiinflamasi), peluruh kencing (diuretik), menghentikan pendarahan, (hemostatik), menghentikan keputihan, menerangkan penglihatan. Selain itu dapat juga untuk mengobati mimisan, batuk darah, atau muntah darah, pendarahan wasir, kencing berdarah, pendarahan rahim, keputihan, disentri dan infeksi saluran kencing 

Tanaman ini memiliki kandungan kimia yaitu minyak lemak, kaempferitrin, amaranthin, dan pinitol.

1. Sebagai obat tekanan darah tinggi (hipertensi).
2. Berkhasiat untuk mengobati penyakit (hepatitis).
3. Berguna sebagai obat penyakit muntah darah (hematemisis).
4. Sebagai obat penyakit infeksi saluran kencing.

Related Post