Beluntas, Tanaman Liar yang Berkhasiat

Beluntas yang biasa tumbuh liar di tanah tandus dan jelek, atau sebagai tanaman pagar ternyata bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini bisa tumbuh di atas 1.000 m permukaan laut. Memiliki daun bertangkai pendek, letak berseling, bentuk bundar telur sungsang, ujung bundar melancip, bergerigi warna hijau terang. Memerlukan cukup cahaya matahari atau sedikit naungan, dan perbanyakannya dapat dilakukan dengan setek batang pada batang yang cukup tua.

Beluntas merupakan tumbuhan semak yang bercabang banyak, berusuk halus, dan berbulu lembut. Umumnya tumbuhan ini ditanam sebagai tanaman pagar atau bahkan tumbuh liar, tingginya bisa mencapai 3 meter apabila tidak dipangkas.

Bunganya keluar di ujung cabang dan di ketiak daun berbentuk bunga bonggol bergagang atau duduk, warna ungu. Buah longkah agak berbentuk gasing, warna coklat dengan sudut putih, lokos.

Daun beluntas mengandung alkaloid, tannin, natrium, minyak atsiri, kalsium, flafonoida, magnesium, dan fosfor. Sedangkan akarnya mengandung flafonoida dan tannin. Daunnya berbau khas aromatis dan rasanya getir dan menyegarkan, berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan, membantu melancarkan pencernaan, meluruhkan keringat, menghilangkan bau badan dan bau mulut, meredakan demam, nyeri tulang, sakit pinggang, dan keputihan; sedangkan akar beluntas berkhasiat sebagai peluruh keringat dan penyejuk.

Daun beluntas juga dapat dikonsumsi sebagai lalaban atau dikukus. Kadar minyak atsiri daunnya 5% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan pada kadar 20% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherechia coli.

Manfaat Beluntas

Untuk mendapatkan tanaman ini tidaklah sulit. Tanaman ini biasanya bisa hidup di mana saja, dan tumbuh secara liar. Namun banyak orang memanfaatkan tanaman ini sebagai pagar.

  1. Satu di antaranya adalah gangguan pencemaan pada anak-anak.Caranya adalah daunnya dicampurkan pada bubur saring atau nasi tim. Kemudian makan secara teratur.
  2. Tak hanya untuk pencernaan. Beluntas juga bisa menyembuhkan TBC kelenjar leher. Untuk mengobati penyakit tersebut membutuhkan extra batang dan daun beluntas, extra gelatin dari kulit sapi, dan aminaria japonica (rumput laut). Bahan-bahan kemudian ditim sampai. lunak, Ialu dimakan.
  3. Untuk penyembuhan nyeri rheumatik 15 gr akar beluntas, direbus, minum.
  4. Sementara untuk herbal menghilangkan bau badan makanlah daunnya sebagai lalap ketika makan nasi.
  5. Beluntas juga bisa menjadi herbal peluruh keringat, dan menurunkan panas. Resepnya adalah daun direbus, atau diseduh sebagai teh, lalu minum secara teratur.